4 Tips Aman Mendengarkan Musik Saat Nyetir Mobil

Spread the love

Musik merupakan alternatif yang sangat cocok untuk didengarkan ketika sedang berkendara karena bisa menghilangkan kebosanan dan kepenatan. Namun perlu diketahui bahwa saat berkendara dan ingin mendengarkan musik maka harus ada batasannya. Tujuannya supaya ketika mendengarkan musik maka konsentrasi menyetir tidaklah kabur dan tetap terjaga.

Bagi kebanyakan orang, tidak lengkap rasanya menyetir mobil tanpa mendengarkan musik. Apalagi jika sudah berkendara jarak jauh, maka dengan mendengarkan musik bisa menghilangkan rasa lelah. Hingga saat ini, banyak orang yang masih melakukan kebiasaan mendengar musik ketika berkendara, bisa dikatakan hal ini sudah menjadi tradisi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Berkendara Sembari Mendengarkan Musik

Meskipun berkendara sambil mendengarkan musik diperbolehkan, tetapi ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan menjadi batasan sehingga ketika mengendarai mobil pun tetap aman.

  1. Tidak mendengarkan musik irama melow dan slow

Ada banyak sekali jenis dan genre musik yang bisa didengarkan. Namun untuk jenis musik yang berirama slow tidaklah cocok untuk didengarkan ketika mengendarai mobil, apalagi jika sedang berkendara jarak jauh. Perlu diketahui bahwa musik irama slow dapat membuat kondisi hati atau mood seseorang menjadi lebih drop dan menyebabkan kantuk. Jika musik slow didengarkan oleh orang yang sedang mengendarai mobil maka tidaklah baik karena bisa membahayakan diri sendiri selama perjalanan. Bagaimanapun juga ketika berkendara keselamatan merupakan hal yang paling utama untuk dijaga dan diperhatikan.

  1. Hindari musik dengan tempo cepat

Meskipun tidak boleh mendengarkan musik dengan irama yang slow, bukan berarti dianjurkan untuk mendengarkan musik dengan tempo yang cepat. Pada dasarnya, musik irama slow dan musik bertempo cepat tidak dianjurkan didengarkan ketika berkendara, karena keduanya memiliki pengaruh yang negatif bagi keselamatan selama perjalanan. Jenis musik dengan tempo cepat seperti musik metal, rock, hip hop, dan jenis musik tempo cepat lainnya bisa memacu adrenalin. Oleh karena itu, ketika mendengarkan musik dengan tempo cepat maka bisa memicu pengendara mobil untuk mengendarai kendaraan dengan lebih cepat sehingga keselamatan pun bisa terancam. Untuk itu, lebih baik mendengarkan musik dengan irama dan tempo yang sedang yang bisa memberikan efek santai kepada ada pengendara mobil.

  1. Aturlah volume musik

Mendengarkan musik ketika berkendara dengan mendengarkan musik saat di dalam kamar tentu diatur dalam volume yang berbeda. Ketika mendengarkan musik di kamar bisa menggunakan volume yang kencang karena mampu menciptakan rasa semangat bagi pendengarnya. Namun hal ini berbeda ada dengan saat mendengarkan musik ketika berkendara. Usahakan untuk benar-benar memperhatikan volume musik yang didengarkan. Jangan atur volume terlalu kencang karena menyebabkan konsentrasi berkendara menjadi terganggu. Jika volume dalam mobil terlalu kencang maka tidak bisa mendengar klakson mobil dari kendaraan lain yang berada di belakang.

  1. Pilihlah musik klasik dan jazz

Karena musik dengan irama dan tempo cepat tidak dianjurkan didengarkan saat berkendara, maka jenis musik yang paling tepat untuk dinikmati selama perjalanan di mobil adalah musik jazz dan klasik. Perlu diketahui bahwa jenis musik tersebut bisa menciptakan suasana yang menyenangkan dan lebih santai. Selain itu, kedua genre musik tersebut selaras dengan detak jantung yaitu kisaran 60 sampai 80 ketuk per menit, sehingga ketika mendengarkan musik jazz dan klasik detak jantung bisa terasa lebih tenang.

Itulah 4 tips yang perlu diperhatikan ketika ingin mendengarkan musik saat mengendarai mobil. Tidak setiap hal yang menyenangkan dilakukan, bisa dilakukan dengan bebas. Seperti halnya mendengarkan musik, meskipun hal ini sangatlah menyenangkan, tetapi ketika dilakukan saat berkendara, harus memperhatikan batasan-batasan.

error: Content is protected !!